-->

Efek samping minum obat glauseta ( diureatik ) jangka waktu lama.

Efek samping minum obat glauseta ( diureatik ) jangka waktu lama.

Tanya,
Permisi dok. Saya usia 23 tahun. Saya post operasi ablasio retina. Setelah operasi ternyata tekanan bola mata sy naik tidak stabil dan  diwajibkan untuk minum obat glauseta ( diuretik ). Awal minum memang keram tetapi sekarang sudah tidak. Jadi begini apakah obat ini untuk jangka panjang akan membahayakan ?

Jawab.
Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

Ablasio retina merupakan suatu kondisi dimana retina terlepas dari perlekatannya, bisa karena penuaan, keturunan, miopia tinggi, riwayat cidera atau operasi pada mata, dan sebagainya. Kondisi ini perlu ditangani segera agar tidak berujung pada kebutaan permanen. Adapun penanganan definitif atas kondisi ini bisa dilakukan dengan pembedahan (operasi). Banyak jenis operasi yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi ini, dan masing-masing memiliki potensi komplikasi tersendiri. Karenanya, sebelum menjawab pertanyaan Anda, perlu diperjelas dulu operasi seperti apa yang Anda jalani?

Salah satu efek samping dilakukannya operasi ablasio retina memang berupa glaukoma, yakni peningkatan tekanan dalam bola mata. Kondisi ini bisa juga terjadi karena keturunan, penuaan, miopia atau hipermetropia berat, cidera pada mata, efek samping obat (misalnya tetes mata yang mengandung steroid), atau juga karena pengaruh penyakit tertentu, seperti hipertensi, diabetes, dan sakit jantung. Sebagaimana ablasio retina, glaukoma pun bisa menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan baik.

Penanganan atas glaukoma bisa dilakukan dengan beberapa modalitas terapi, di antaranya pemberian obat (seperti asetazolamid diuretik sebagaimana yang dokter berikan pada Anda), terapi laser, operasi filtering, tuba drainase, atau MIGS (minimally invasive glaucoma surgery). Asalkan dikonsumsi dengan benar sebagaimana anjuran dokter, konsumsi obat ini semestinya tidak menimbulkan efek samping berbahaya. Meski demikian, pada orang yang sensitif, konsumsi obat ini bisa memicu kesemutan, kebingungan mental, anoreksia, kejang, kesemutan, lemas, lumpuh, alergi, dan banyak lagi efek samping lainnya. Apabila Anda mendapati efek samping ini usai menjalani pengobatan glaukoma, sebaiknya Anda periksakan diri langsung ke dokter atau dokter spesialis mata yang meresepkannya pada Anda ya.

Semoga membantu.